October 26, 2021

Makin Gacor, Asisten Pelatih Liverpool Bocorkan Resep Rahasia Mohamed Salah Cs

Asisten Pelatih Liverpool, Pep Lijnders, mengaku tidak “mengubah” apa pun demi meningkatkan ketajaman Mohamed Salah cs, dan bersikeras bahwa pemain cuma harus “menghormati istirahat”.

The Reds  mempermalukan sang rival abadi, Manchester United, di kandang mereka sendiri dengan skor 5-0, Minggu (24/10).

Mo Salah mengemas hattrick bersejarah , dan Naby Keita serta Diogo Jota masing-masing menyumbang satu gol. Semua itu, menurut tangan kanan Jurgen Klopp, adalah berkat istirahat yang cukup.

Ditanya soal resep ketajaman Liverpool, Lijnders menjawab bahwa ini bukan berkat mengganti pendekatan saat latihan, mereka cuma lebih bugar jika dibandingkan musim lalu.

“Apakah kami mengubah sesuatu [musim panas ini]? Tidak. Kami cuma ingin selalu berkembang,” ujar tangan kanan Klopp itu dalam sebuah konferensi pers.

“Kadang Anda cuma harus kembali ke dasar ilmunya dan itu yang kami lakukan musim ini.”

“Selain itu, pemain top – menurut saya kami punya beberapa – membutuhkan istirahat setelah periode-periode yang emosional, yang begitu banyak final, dan musim yang intens.”

“Baguslah mereka bisa beristirahat, karena jika Anda ingin konsisten, Anda harus menghormati istirahat dan proses beristirahat dan itu tidak hanya di antara laga, tetapi juga [di antara] musim. Semoga panjang umur!”

Soal kondisi Naby Keita

Kendati kebugaran menjadi kunci, bukan berarti Liverpool mampu terbebas 100 persen dari cedera.

Lijnders, yang berbicara menjelang partai Piala Liga babak 16 besar melawan Preston, Kamis (28/10) nanti, juga memberi kabar terbaru seputar kondisi Naby Keita setelah ia ditarik saat melawan United karena cedera.

Gelandang Guinea itu harus ditandu keluar setelah menjadi sasaran tekel sembrono Paul Pogba, yang langsung dikartu merah, tetapi Lijnders berkata cederanya tak seserius perkiraan awal.

“Itu adalah tekel yang buruk, tetapi untungnya kaki Naby tidak tertanam di tanah,” ujarnya lega. “Cuma terkilir, bisa lebih parah jika kakinya tertanam. Akan kami rawat perlahan-lahan, tetapi meski cuma terkilir tetap saja sakit.”